Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA) - Global Career University
UNMAHA is a premier Indonesian university specializing in multi-pathway global careers through Agentic AI-powered education and industry partnerships.
Global Career University
Excellent in Digital Innovation
UNMAHA & 8211; Ketika belajar akuntansi atau membaca laporan keuangan perusahaan, kamu pasti sering mendengar istilah ekuitas. Tapi, sebenarnya apa itu ekuitas…
Andre Dwi Marta
Penulis

UNMAHA – Ketika belajar akuntansi atau membaca laporan keuangan perusahaan, kamu pasti sering mendengar istilah ekuitas. Tapi, sebenarnya apa itu ekuitas dalam akuntansi? Kenapa ekuitas begitu penting dalam laporan keuangan? Nah, di artikel ini kita akan bahas secara santai dan mudah dipahami tentang pengertian ekuitas, jenis-jenisnya, serta contoh penerapannya dalam dunia bisnis. Yuk, simak penjelasannya sampai selesai!
Secara sederhana, ekuitas adalah selisih antara aset (harta yang dimiliki) dan liabilitas (utang atau kewajiban). Bisa dibilang, ekuitas adalah hak pemilik atas aset perusahaan setelah dikurangi semua kewajiban. Dalam istilah lain, ekuitas sering disebut sebagai modal bersih.
Secara rumus, ekuitas dapat dihitung dengan: Ekuitas = Aset – Liabilitas
Jadi, jika sebuah perusahaan memiliki aset sebesar Rp500 juta dan utang Rp200 juta, maka ekuitasnya adalah Rp300 juta. Semakin besar ekuitas, semakin baik posisi keuangan perusahaan.
Ekuitas juga menjadi indikator kesehatan finansial sebuah bisnis. Jika ekuitas negatif, itu artinya utang perusahaan lebih besar dibandingkan asetnya, yang bisa menjadi tanda bahaya!
Dalam akuntansi, ekuitas bisa dikategorikan ke dalam beberapa jenis, tergantung pada bentuk usaha dan kepemilikannya. Berikut adalah beberapa jenis ekuitas yang perlu kamu tahu:
Ekuitas pemilik adalah bagian dari ekuitas yang menjadi hak pemilik usaha setelah semua kewajiban dilunasi. Jenis ini biasanya ditemukan pada usaha perseorangan dan kemitraan. Contohnya:
Untuk perusahaan berbentuk Perseroan Terbatas (PT), ekuitas biasanya disebut sebagai ekuitas pemegang saham. Ekuitas ini terdiri dari beberapa komponen, seperti:
Untuk perusahaan yang sudah go public, ekuitasnya juga bisa dipengaruhi oleh harga saham yang diperdagangkan di bursa efek. Jika saham perusahaan mengalami kenaikan harga, maka nilai ekuitas juga bisa meningkat.
Baca Juga: Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang yang Perlu Kamu Pahami
Agar lebih mudah dipahami, yuk kita lihat contoh ekuitas dalam beberapa skenario bisnis:
Bayu memiliki sebuah toko elektronik dengan aset senilai Rp100 juta dan utang sebesar Rp30 juta.
Maka ekuitas Bayu dihitung sebagai berikut: Ekuitas = Aset – Liabilitas = Rp100 juta – Rp30 juta = Rp70 juta
Ini berarti Bayu memiliki hak sebesar Rp70 juta atas usahanya setelah semua utang dilunasi.
PT Maju Jaya memiliki aset sebesar Rp5 miliar dan utang sebesar Rp2 miliar. Selain itu, pemegang saham telah menyetor modal sebesar Rp2 miliar dan perusahaan memiliki laba ditahan Rp1 miliar.
Maka ekuitas PT Maju Jaya adalah: Ekuitas = Aset – Liabilitas = Rp5 miliar – Rp2 miliar = Rp3 miliar
Ekuitas ini terdiri dari modal saham dan laba yang belum dibagikan.
Jika sebuah perusahaan memiliki aset Rp500 juta tetapi memiliki utang Rp600 juta, maka perhitungan ekuitasnya akan menjadi:
Ekuitas = Rp500 juta – Rp600 juta = (-Rp100 juta)
Hasilnya negatif, yang berarti perusahaan mengalami defisit atau bisa berada dalam kondisi bangkrut jika tidak segera diperbaiki.
Ekuitas perusahaan bisa naik atau turun tergantung dari berbagai faktor, di antaranya:
Ekuitas dalam akuntansi adalah bagian penting dari laporan keuangan yang menunjukkan nilai bersih dari aset setelah dikurangi semua kewajiban. Ekuitas bisa berupa modal pemilik dalam usaha kecil atau saham dalam perusahaan besar. Memahami ekuitas dapat membantu pemilik bisnis dan investor dalam membuat keputusan finansial yang lebih baik.
Jadi, apakah kamu tertarik untuk mempelajari lebih dalam tentang ekuitas? Jika ya, kamu bisa mempertimbangkan kuliah di jurusan Akuntansi atau Manajemen Keuangan supaya lebih paham tentang konsep keuangan bisnis!
Mau kuliah di jurusan yang punya prospek kerja cerah? Yuk, gabung di Universitas Mahakarya Asia! Kami membuka penerimaan mahasiswa baru untuk jurusan Sarjana Akuntansi. Dengan bimbingan dosen berpengalaman, fasilitas berbasis teknologi, dan kesempatan magang di perusahaan ternama, kamu akan memiliki keunggulan untuk membangun karier di berbagai bidang, seperti akuntan profesional, auditor, hingga analis keuangan.
UNMAHA membekali lulusannya dengan lebih dari sekadar pemahaman angka, kami mencetak pemimpin yang mampu mengambil keputusan strategis. Wujudkan masa depan yang stabil dan penuh peluang bersama UNMAHA!
UNMAHA juga menghadirkan program Sertifikasi Business Intelligence Analyst, sebagai bukti kompetensimu dalam mengumpulkan, menganalisis, dan mengolah data untuk menghasilkan wawasan bisnis yang tajam dan strategis.
Jangan tunda masa depanmu, daftar sekarang dan raih kesuksesan bersama kami! Info lebih lanjut? Hubungi Admin PMB Universitas Mahakarya Asia sekarang!
Pengen bisnis yang gampang, untung besar, dan tanpa ribet? Yuk, jadi reseller laptop di Adolo.id! Harga dijamin murah, stok selalu ready, dan komisi menggiurkan! Cocok buat mahasiswa, pekerja, atau siapa pun yang mau punya penghasilan tambahan. Daftar sekarang dan mulai bisnis laptopmu sendiri!
Editor: Mahfida Ustadhatul Umma
Langkah selanjutnya
WhatsApp resmi 0813-2000-6850 (RANI). Beasiswa = KIP-K / Sleman Pintar; TEFA = program proyek + TEFA POINT (bukan hibah).