Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA) - Global Career University
UNMAHA is a premier Indonesian university specializing in multi-pathway global careers through Agentic AI-powered education and industry partnerships.
Global Career University
Excellent in Digital Innovation
Google Sheets bukan hanya alat untuk menyimpan dan mengelola data, tetapi juga memungkinkan kamu membuat visualisasi data yang menarik dan mudah dipahami, seper…
Harti Nopita
Penulis

Google Sheets bukan hanya alat untuk menyimpan dan mengelola data, tetapi juga memungkinkan kamu membuat visualisasi data yang menarik dan mudah dipahami, seperti grafik dan chart. Visualisasi data membantu dalam memahami pola atau tren dari data numerik. Dalam artikel ini, kamu akan belajar langkah demi langkah cara membuat grafik dan chart di Google Sheets dengan cara yang sederhana dan mudah diikuti.
Untuk meningkatkan kredibilitas dan rasa percaya diri kamu di bidang ini, memperoleh Sertifikasi Business Intelligence Analyst dapat menjadi langkah strategis. Sertifikasi ini merupakan pengakuan resmi atas keahlian kamu dalam menganalisis data bisnis dan menyajikannya secara efektif. Untuk informasi lebih lanjut mengenai sertifikasi ini, silakan hubungi admin UNMAHA via WhatsApp.
Berikut ini adalah langkah-langkah sederhana untuk membuat grafik di Google Sheets:
Pertama-tama, pastikan kamu sudah memiliki data yang ingin divisualisasikan. Misalnya, data penjualan bulanan, pengunjung situs web, atau statistik lainnya. Data harus disusun dalam kolom atau baris yang teratur.
Contoh:
Setelah data dimasukkan, sorot atau blok rentang data yang ingin kamu jadikan grafik. Untuk contoh di atas, sorot kolom A1
(data bulan dan penjualan).
Setelah memilih data, klik menu Insert di bagian atas, kemudian pilih Chart. Google Sheets akan otomatis membuat grafik berdasarkan data yang kamu pilih.
Secara default, Google Sheets akan membuat grafik batang (bar chart), tetapi kamu bisa menggantinya sesuai kebutuhan. Di bagian kanan, ada panel Chart Editor. Dari sini, kamu bisa memilih berbagai jenis grafik seperti:
Pilih grafik yang sesuai dengan jenis data yang ingin kamu visualisasikan.
Setelah grafik berhasil dibuat, kamu bisa mengedit tampilannya agar lebih menarik dan mudah dipahami. Berikut adalah cara mengedit grafik:
1. Mengubah Judul Grafik: Di panel Chart Editor, buka tab Customize, lalu cari bagian Chart & Axis Titles. Kamu bisa mengubah judul grafik, judul sumbu X, dan judul sumbu Y sesuai kebutuhan.
2. Menambahkan Label pada Data: Untuk membuat grafik lebih informatif, tambahkan label pada data. Di bagian Series pada panel Customize, centang opsi Data Labels untuk menampilkan nilai data di setiap batang atau titik pada grafik.
3. Mengubah Warna Grafik: Jika kamu ingin membuat grafik lebih menarik secara visual, kamu bisa mengubah warna elemen grafik. Masih di tab Customize, cari bagian Series, kemudian pilih warna yang diinginkan untuk batang, garis, atau potongan diagram.
Memilih jenis grafik yang tepat akan membantu data kamu lebih mudah dipahami. Berikut adalah beberapa tips untuk memilih jenis grafik yang sesuai:
Gunakan grafik batang (horizontal) atau kolom (vertical) untuk membandingkan nilai-nilai dalam beberapa kategori. Misalnya, jika kamu ingin membandingkan penjualan di berbagai cabang toko, grafik ini akan sangat berguna.
Grafik garis sangat ideal untuk menampilkan tren data dari waktu ke waktu. Contohnya, jika kamu ingin menunjukkan pertumbuhan pengunjung situs web dari bulan ke bulan, grafik garis akan menunjukkan kenaikan atau penurunan secara jelas.
Gunakan grafik lingkaran untuk menampilkan proporsi atau distribusi data. Misalnya, kamu ingin menunjukkan persentase kontribusi tiap produk terhadap total penjualan.
Scatter plot cocok untuk menunjukkan hubungan antara dua variabel. Misalnya, kamu bisa menggunakan scatter plot untuk melihat apakah ada hubungan antara jumlah pengunjung situs dan pendapatan harian
Google Sheets memungkinkan kamu membuat grafik dinamis yang akan diperbarui secara otomatis ketika data berubah. Ini sangat bermanfaat jika kamu sering memperbarui data atau bekerja dengan laporan yang terus berkembang.
Baca juga mengenai Tips dan Trik Google Sheets yang Wajib Diketahui
Membuat grafik dan chart di Google Sheets sangat mudah dan bermanfaat untuk visualisasi data, baik untuk keperluan pribadi maupun profesional. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu dapat membuat grafik yang menarik dan informatif dalam waktu singkat. Selain itu, memanfaatkan fitur-fitur kustomisasi yang tersedia di Google Sheets akan membantu memperjelas penyampaian data dan membuatnya lebih mudah dipahami oleh audiens.
Menguasai pembuatan grafik dan chart di Google Sheets adalah keterampilan esensial bagi siapa saja yang ingin menyajikan data secara efektif. Jika kamu tertarik untuk memperdalam kemampuan ini dalam konteks yang lebih luas, Program Studi Sarjana Sistem Informasi (S1) di Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA) menawarkan kurikulum yang mencakup analisis dan visualisasi data. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs resmi PMB UNMAHA, sekarang juga!
Selain itu, bagi kamu yang memiliki minat dalam teknologi dan ingin memanfaatkan peluang bisnis, bergabung sebagai reseller laptop dan tablet di Adolo dapat menjadi pilihan menarik. Dengan perangkat yang tepat, kamu dapat mempraktikkan keterampilan analisis data yang telah dipelajari, sekaligus memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang.***(YS)2
Langkah selanjutnya
WhatsApp resmi 0813-2000-6850 (RANI). Beasiswa = KIP-K / Sleman Pintar; TEFA = program proyek + TEFA POINT (bukan hibah).