Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA) - Global Career University
UNMAHA is a premier Indonesian university specializing in multi-pathway global careers through Agentic AI-powered education and industry partnerships.
Global Career University
Excellent in Digital Innovation
UNMAHA & 8211; Bagi desainer grafis, Figma adalah salah satu software yang jadi andalan untuk membuat desain antarmuka (UI/UX) atau karya kreatif lainnya. Tapi,…
Andre Dwi Marta
Penulis

UNMAHA – Bagi desainer grafis, Figma adalah salah satu software yang jadi andalan untuk membuat desain antarmuka (UI/UX) atau karya kreatif lainnya. Tapi, pernah tidak sih kamu merasa desain terlihat “hambar” karena kurang elemen pendukung seperti ikon? Nah, di artikel ini, kita bakal bahas cara menambahkan ikon di Figma dengan simpel dan praktis. Dijamin, setelah membaca panduan menambahkan ikon di Figma ini, desainmu bakal terasa lebih hidup, modern, dan menarik perhatian. Yuk, langsung aja kita mulai!
Sebelum kita membahas teknisnya, mari kita pahami dulu kenapa ikon itu penting. Ikon bukan hanya pelengkap visual. Mereka adalah simbol yang membantu menyampaikan pesan dengan cepat, sederhana, dan estetis. Bayangkan aplikasi atau website tanpa ikon, rasanya kosong dan sulit dimengerti, kan? Dengan ikon yang tepat, desainmu bisa terlihat lebih profesional sekaligus user-friendly.
Ada beberapa cara untuk menambahkan ikon ke desainmu di Figma. Mulai dari yang paling dasar hingga cara yang lebih canggih. Yuk, kita bahas satu per satu!
Figma punya ekosistem plugin yang super lengkap, termasuk plugin untuk ikon. Ini langkah-langkahnya:
Pro tip: Iconify adalah salah satu plugin favorit karena menyediakan ribuan ikon dari berbagai library populer.
Jika kamu ingin lebih bebas memilih desain ikon, banyak situs yang menyediakan ikon gratis untuk diunduh, seperti Flaticon, Icons8 dan Noun Project. Langkah-langkahnya:
Jika kamu merasa kreatif dan ingin membuat ikon custom, Figma punya alat desain vektor yang lengkap untuk menciptakan ikon dari nol. Caranya:
Meskipun bikin ikon sendiri agak memakan waktu, ini bisa jadi pilihan terbaik jika kamu ingin elemen desain yang unik dan personal.
Jika kamu bekerja dalam tim, pastikan semua anggota tim punya akses ke Library Figma yang sudah berisi ikon-ikon yang sering digunakan. Caranya:
Ini sangat membantu untuk menjaga konsistensi desain di seluruh proyek tim.
Baca Juga:Tutorial Membuat Ikon Sederhana di Adobe Illustrator
Sekadar menambahkan ikon saja tidak cukup. Kamu juga perlu memastikan ikonmu menyatu dengan elemen desain lainnya. Berikut beberapa tipsnya:
Desain yang dipenuhi ikon justru akan terlihat berantakan dan membingungkan. Gunakan ikon seperlunya saja.
Pastikan ikon yang kamu pilih benar-benar menggambarkan fungsi atau informasi yang ingin kamu sampaikan. Jangan asal pilih ikon hanya karena terlihat bagus.
Jika kamu men-download ikon dari situs tertentu, periksa dulu lisensinya. Beberapa ikon hanya gratis untuk penggunaan pribadi, bukan untuk proyek komersial.
Sekarang, menambahkan ikon di Figma tidak lagi jadi hal yang membingungkan, kan? Mulai dari menggunakan plugin hingga mendesain ikon sendiri, ada banyak cara yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan. Ikon adalah elemen kecil dengan dampak besar, jadi jangan ragu untuk menggunakannya untuk mempercantik desain.
Siapa bilang kuliah harus ribet? Di Universitas Mahakarya Asia, kamu bisa mulai perjalanan pendidikan yang seru, relevan, dan penuh peluang. Kami membuka Penerimaan Mahasiswa Baru untuk jurusan-jurusan yang siap mempersiapkanmu menghadapi dunia kerja. Yuk, gabung dan jadi bagian dari generasi kreatif yang berprestasi!***
Editor: Mahfida Ustadhatul Umma
Langkah selanjutnya
WhatsApp resmi 0813-2000-6850 (RANI). Beasiswa = KIP-K / Sleman Pintar; TEFA = program proyek + TEFA POINT (bukan hibah).