Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA) - Global Career University
UNMAHA is a premier Indonesian university specializing in multi-pathway global careers through LSAF Global integration.

UNMAHA – Pernah dengar istilah CTA soft dan hard tapi masih bingung apa perbedaan CTA soft dan hard serta kapan harus dipakai? Tenang, kamu tidak sendiri! Banyak pemilik bisnis, content creator, bahkan digital marketer yang masih suka bingung memilih jenis CTA mana yang paling pas buat audiens mereka.
Padahal, memahami perbedaan CTA soft dan hard itu penting banget, apalagi jika kamu ingin website, landing page, atau konten kamu bisa benar-benar menghasilkan tindakan dari pengunjung. Salah pilih jenis CTA, bisa-bisa orang malah kabur atau hanya numpang lewat saja.
Sebelum masuk ke pembahasan utama, yuk kita bahas sedikit tentang CTA. CTA (Call to Action) adalah ajakan atau perintah yang kita kasih ke audiens supaya mereka melakukan sesuatu. Bisa dalam bentuk tombol, kalimat, banner, pop-up, dan sebagainya. Contoh paling umum:
Tapi tidak semua CTA diciptakan dengan nada dan tujuan yang sama. Di sinilah kita mengenal dua jenis CTA yaitu, Hard CTA dan Soft CTA.
Hard CTA adalah jenis ajakan yang to the point, langsung mengajak audiens buat ambil keputusan besar saat itu juga. Biasanya dipakai ketika audiens sudah cukup “panas” alias siap buat beli atau melakukan tindakan utama. Contoh Hard CTA:
Hard CTA ini seperti kamu mengajak seseorang langsung melamar tanpa basa-basi. Jadi, cocok dipakai saat audiens kamu sudah tahu siapa kamu, apa yang kamu tawarkan, dan mereka tinggal butuh sedikit dorongan buat “klik”.
Sebaliknya, Soft CTA adalah ajakan yang lebih halus, tidak langsung mengajak beli, tapi mengajak interaksi atau keterlibatan kecil dulu. Tujuannya membangun hubungan dulu sebelum masuk ke penjualan. Contoh Soft CTA:
Soft CTA itu seperti mengajak kenalan dulu, ngobrol, baru nanti mengajak jalan. Lebih santai, tidak memaksa, tapi tetap ada arah.
| Aspek | Soft CTA | Hard CTA |
|---|---|---|
| Nada | Halus, persuasif | Tegas, langsung |
| Tujuan | Edukasi, engagement | Konversi langsung |
| Contoh | “Baca Selengkapnya”, “Ikuti Kami” | “Beli Sekarang”, “Daftar Hari Ini” |
| Kapan Digunakan | Saat audiens masih dingin / belum yakin | Saat audiens sudah siap ambil tindakan |
| Posisi | Di awal funnel atau bagian edukatif | Di akhir funnel atau halaman penawaran |
Soft CTA cocok banget buat situasi di mana kamu belum bisa langsung “jualan”. Ini beberapa kondisi di mana Soft CTA lebih efektif:
Jika kamu bikin artikel blog, video YouTube, atau konten sosial media untuk memperkenalkan brand, jangan langsung jualan. Gunakan CTA seperti:
“Pelajari lebih lanjut tentang produk ini di website kami.”
“Tonton video lengkapnya di sini.”
Jika audiens kamu baru pertama kali tahu tentang bisnismu, mereka butuh waktu buat percaya. Soft CTA bisa bantu jalin hubungan.
Contoh, kamu ingin audiens mendaftar newsletter. Maka gunakan CTA seperti:
“Dapatkan tips eksklusif tiap minggu. Daftar sekarang.”
Ini belum mengajak beli, tapi mulai mengarahkan mereka untuk stay connect.
Hard CTA cocok digunakan saat kamu yakin audiens kamu sudah kenal, percaya, dan tertarik. Biasanya setelah mereka:
Baca Juga: Apa Itu CTA (Call to Action) dan Pentingnya untuk Meningkatkan Konversi
Misalnya kamu jualan e-course, setelah jelasin manfaatnya, tampilkan tombol “Gabung Sekarang, Promo Terbatas!”
Untuk campaign diskon, pre-order, atau flash sale. “Klik di sini untuk beli sebelum kehabisan!”
Iklan ke orang yang sudah pernah lihat produkmu bisa pakai CTA yang lebih tegas seperti “Chek Out Sekarang dan Dapatkan Cashback!”
Dalam banyak kasus, kamu justru bisa gabungkan Soft dan Hard CTA dalam satu halaman atau campaign. Contohnya:
Strategi ini cocok buat “mengiring” audiens dari rasa penasaran, menjadi tertarik dan yakin, serta ambil tindakan.
CTA bukan hanya soal “tombol warna mencolok”. Ini tentang bagaimana kamu mengajak orang lain buat melakukan sesuatu dan sama seperti mengajak ngobrol orang, kamu harus tahu kapan harus halus, kapan harus tegas. Mau mengajak orang klik? Mulailah dari membangun rasa nyaman dulu. Tapi pas mereka sudah siap? Jangan ragu bilang “Ayo, sekarang waktunya!”
Lagi galau mencari kampus yang bisa mengasah potensi kamu sekaligus relevan sama dunia kerja zaman sekarang? Tenang, Universitas Mahakarya Asia lagi buka Penerimaan Mahasiswa Baru dan ini bisa jadi tempat yang cocok banget buat kamu berkembang! Di sini, kamu tidak hanya duduk di kelas dan belajar teori saja. Kamu juga bakal diajak untuk berpikir kreatif, kerja tim, dan eksplorasi dunia digital yang real banget!
Berikut beberapa jurusan kece yang bisa kamu pertimbangkan, salah satunya adalah jurusan Sarjana Sistem Informasi, cocok buat kamu yang ingin jadi jagoan coding, analisa data, atau bangun aplikasi.
UNMAHA juga menyediakan program Sertifikasi SEO Specialist, sertifikasi ini dibuat untuk membekali kamu dengan pemahaman menyeluruh tentang strategi SEO, mulai dari riset kata kunci, analisis data, hingga penerapan teknis secara efektif.
Jangan sampai menyesal kelewatan kesempatan ini, ya! Ayo segera hubungi Admin PMB UNMAHA untuk daftar sekarang, dan mulai langkah baru bareng Universitas Mahakarya Asia!
Punya circle yang sering tanya-tanya soal laptop? Kenapa tidak sekalian jadi cuan? Yuk, gabung jadi reseller laptop di Adolo!
Tanpa harus stok barang atau ribet logistik, kamu bisa jualan laptop dengan harga bersaing, produk terpercaya, dan dukungan tim yang solid. Cocok banget buat mahasiswa, pekerja, atau siapa saja yang ingin punya side hustle dari dunia teknologi.
Gabung sekarang di Adolo.id dan mulai menjalankan bisnis digital kamu sendiri, simpel, fleksibel, dan menguntungkan!
Editor: Mahfida Ustadhatul Umma

Gaji 20jt+ per bulan. Penempatan langsung di perusahaan mitra Jepang.